Ozon Membuatku Terbebas Dari Penyakit Jantung

Penyakit Jantung: 

Penyakit jantung merupakan penyakit yang sangat menakutkan. Bahkan sekarang ini di Indonesia penyakit jantung menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian. Penyakit jantung sering dianggap sebagai penyakit monopoli orang tua. Dulu memang penyakit-penyakit tersebut diderita oleh orang tua terutama yang berusia 60 tahun ke atas, karena usia juga merupakan salah satu faktor risiko terkena penyakit jantung.

Namun sekarang ini ada kecenderungan juga diderita oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan gaya hidup. Ada berbagai macam penyakit jantung, namun penyakit jantung yang umumnya ditakuti adalah jantung koroner karena menyerang pada usia produktif dan dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. Penyebab penyakit jantung koroner adalah adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri koroner.

Ibu Marsinah (74 tahun) yang berdomisili di Sumatera dan baru pindah di Bali mengikuti putranya yang bekerja di salah satu hotel dan tinggal di Bali lebih tepatnya beralamat di Jalan Nuansa Utama Jimbaran, aktifitas Ibu Marsinah sehari-harinya sebagai ibu rumah tangga.
Namun sejak 2 tahun yang lalu aktifitasnya terganggu. Mula-mula kaki beliau bengkak, terasa berat ketika bernafas dan jantungnya seperti diperas-peras. Badannya terasa lemas, nafsu makan pun berkurang yang mengakibatkan susah jalan.

Karena sering merasakan hal tersebut. Akhirnya beliau mendatangi dokter medis untuk berobat dan didiagnosa mengalami serangan jantung. Ibu Marsinah mulai khawatir dengan keadannya. Berbagai usaha dilakukan guna kesembuhannya.

Obat medis pun terus dikonsumsi namun belum ada perubahan yang sesuai dengan keinginan Ibu Marsinah dan keluarga. “Saya merasakan biasa-biasa saja tidak ada perubahan, fisik saya masih terasa lemas jalan pun masih susah, harus mengandalkan orang lain ketika mau ke toilet dan aktifitas yang lainnya. Ketika saya bernafas masih terasa berat", ujarnnya.

Suatu hari putra Ibu Marsinah mendapatkan informasi dari temannya tentang pengobatan komplementer di Klinik Bali's Health Care Center yang memang sudah banyak dikenal masyarakat, yang ampuh menangani masalah jantung. Putra beliau pun gembira mendapatkan informasi tersebut, dengan harapan Ibunda tercintanya mau berobat dan bisa sembuh.
Ibu Marsinah akhirnya mau diajak putranya untuk berkonsultasi di Klinik Bali's Health Care Center.

Beliau langsung mendapatkan terapi kombinasi yaitu terapi EBOO (filter ozon darah), EEHCP yakni menumbuhkan pipa darah baru kolateral serta pemakaian herbal penguatan organ dan pembenahan sistem metabolisme tubuhnya.
Terapi baru satu minggu dilakukan, namun hasil yang dirasakan sungguh luar biasa. Yang dulu dada terasa berdebar-debar kini terasa berkurang. Tidur pun sekarang terasa nyaman namun masih butuh waktu untuk melakukan terapi.

Sudah memasuki satu bulan perawatan kondisi Ibu Marsinah semakin hari makin membaik. Kini beliau sudah bisa melakukan aktifitasnya di dalam rumah sendiri tanpa bantuan orang lain lagi. “Yang dulunya jantung saya terasa seperti di peras-peras sekarang tidak lagi saya rasakan, nafas juga terasa ringan dan tubuh lebih fit. Saya senang sekali anak saya mendapatkan informasi tentang Klinik Bali's Health Care Center yang membuat saya jauh lebih sehat dari sebelumnya“, imbuhnya sambil tersenyum.