Revitalisasi Hati Melalui Liver Flush Membuat Anda Berumur Panjang
Banyak orang berjuang dengan berat badan yang berlebihan dan metabolisme lamban sepanjang hidup mereka menemukan bahwa, dengan bertambahnya usia mereka, mereka secara bertahap menambah berat badan berlebih dan menjadi pasrah karena perut yang menonjol besar dengan timbunan lemak membandel. Setelah bertahun-tahun diet mereka percaya bahwa tidak mungkin dapat menyebabkan perubahan yang signifikan. Ada sesuatu yang jelas salah, ada sesuatu yang hilang.

Menurut Dr Sandra Cabot dalam buku terobosan barunya, Liver Cleansing Diet, bahwa butuh waktu lebih dari 20 tahun praktek medis sebelum solusi itu saya sadari. Hati, merupakan organ tertinggi metabolisme, harus menjadi kunci yang hilang. Tampaknya begitu sederhana namun begitu luar biasa, kenapa bukan orang dalam dunia pengobatan yang memikirkan hal ini sebelumnya?
Obat modern telah menjadi sisi yang lebih ditekankan untuk mengobati gejala penyakit dan bukan pada penyebabnya. Berat badan yang berlebihan adalah gejala dari disfungsi hati dan tidak semata-mata karena jumlah kalori yang kita makan. Kedokteran telah gagal untuk mengobati penyebab disfungsi hati dan memang telah hampir diabaikan sebagai sebuah organ yang bekerja paling keras dalam tubuh, dengan konsekuensi yang sangat mengerikan.
Bahkan tanpa melakukan terlalu banyak makanan dan alkohol di malam hari, tubuh kita masih tetap menghasilkan banyak racun yang harus ditangani oleh fungsi hati. Patrick Holford, ahli gizi klinis dan pendiri Institut Nutrisi Optimal, menjelaskan bahwa tubuh memproduksi racun alami seperti amonia dari pemecahan protein dan asam laktat dari produksi energi dalam sel otot. Ia juga mencatat bahwa tubuh kita harus terus-menerus berurusan dengan racun di lingkungan sekitar dan merekomendasikan periode detoksifikasi setiap tahun. Seperti terapi liver flush yang disebut dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh kita.
Peningkatan Energi
Karena berbagai fungsi yang dilakukan oleh hati, liver flush mencapai sejumlah perbaikan yang mempengaruhi peningkatan energi. Holford menjelaskan bahwa hati mengendalikan konversi glikogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan, menjadi glukosa dalam aliran darah. Selain itu, beban berat akibat racun dalam tubuh dapat mengganggu Siklus Krebs, sebuah simfoni reaksi kimia yang terjadi pada setiap sel, menyebabkan produksi energi terganggu. Sebuah proses liver flush dapat meringankan beban racun tersebut dan memungkinkan proses Siklus Krebs dapat berlangsung tanpa hambatan.
Keseimbangan Hormonal
Salah satu pekerjaan banyak hati adalah melibatkan penonaktifan hormon. Jika organ hati tidak dapat menyelesaikan tugas ini secara efektif, hormon tertentu dapat membangun ke tingkat yang berlebihan dalam tubuh, menyebabkan sejumlah gejala yang tidak kita inginkan. Christopher Hobbs, seorang herbalis master dan penulis buku "Natural Therapy For Your Liver," menggambarkan bahwa kinerja gangguan hati dapat mengakibatkan terlalu tingginya tingkat hormon estrogen, yang dapat menyebabkan jerawat, sindrom pra-menstruasi dan pola tidur terganggu. Hati juga harus menonaktifkan dan menghapus testosteron dan kortisol, hormon steroid yang mempengaruhi metabolisme dan suasana hati (mood).
Sistem pencernaan yang lebih baik
Hati, bersama-sama dengan organ di sekitar kandung empedu, memainkan peran utama dalam proses pencernaan. Hobbs mencatat bahwa hati memproduksi empedu, kantung empedu yang kemudian konsentrat dan melepaskan ke dalam usus. Tidak hanya tindakan ini merangsang gerak peristaltik, kontraksi seperti gelombang dari otot polos yang membuat makanan bergerak turun usus, tetapi juga memungkinkan untuk pelepasan racun yang terkandung dalam empedu. Hobbs menyatakan bahwa gerakan empedu dapat menjadi stagnan, namun dapat meningkatkan cukup mengikuti flush hati.
Dengan begitu banyaknya fungsi hati bagi keseimbangan metabolisme tubuh kita, perawatan terhadap organ ini tidak boleh kita sepelekan. Revitalisasi hati melalui teknik liver flush menjadi salah satu terapi yang nyata bermanfaat bagi kelangsungan siklus dalam tubuh kita, untuk memperoleh informasi lebih lengkap tentang terapi liver flush anda dapat menghubungi Bali's Health Care Center.
Tips Mudah untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
Gaya hidup yang penuh dengan aktifitas dan pola makan yang salah membuat tekanan darah rentan untuk naik. Bila itu terjadi maka bersiaplah mengkonsumsi obat-obatan secara rutin untuk mengontrol tekanan darah.
Cara ini tentu tidak baik untuk tubuh anda dalam jangka waktu yang panjang, sebab obat-obatan tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi organ tubuh anda. Berikut beberapa cara mudah mengatasi tekanan darah tinggi tanpa harus menggunakan obat-obatan:
- Melakukan olahraga selama 30 menit sehari, dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan. Orang yang aktif secara fisik biasanya dapat mengurangi konsumsi jumlah asupan obat hipertensi. Untuk menunjangnya, pilihlah jenis kegiatan yang anda sukai seperti berjalan, berlari, berenang , atau bersepeda.
- Mereka yang mengalami hipertensi harus mencukupi kebutuhan jumlah kalium dalam diet mereka. Orang dewasa harus mendapatkan setidaknya 4.700 miligram perhari. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan kandungan kalium diantaranya pisang, kentang panggang dengan kulit, jus jeruk, dan yoghurt tanpa lemak atau rendah lemak.
- Mengurangi konsumsi garam. Pedoman diet merekomendasikan bahwa orang dengan hipertensi harus membatasi asupan garam kurang dari 1.500 miligram (600 miligram sodium) sehari.
- Berhentilah merokok. Perokok adalah kelompok yang beresiko tinggi untuk mengidap hipertensi. Kandungan dari tembakau dan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara, meskipun rokok itu sendiri bukan penyebab tunggal hipertensi kronis. Jadi berhenti merokok dapat membantu anda menurunkan sedikit tekanan darah.
- Menurunkan berat badan. Sedikit saja kehilangan berat badan, dapat memiliki dampak besar pada tekanan darah anda. Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras.
- Kurangi alkohol. Mengkonsumsi alkohol lebih dari dua gelas sehari dapat meningkatkan resiko terkena hipertensi bagi pria dan wanita.
- Kelola Stress. Mengelola stress secara efektif dapat membantu mengurangi tekanan darah.
- Melakukan yoga. Yoga adalah cara terbaik untuk mengatasi stress. Latihan pernafasan yoga dapat mengurangi tekanan darah pada orang dengan hipertensi.
- Hindari kafein kopi. Karena dalam jangka pendek kafein dapat memicu lonjakan tekanan darah.
Selain dengan cara di atas, alangkah baiknya jika anda juga mengkonsumsi obat herbal yang memang khusus untuk menjaga kesehatan tubuh anda, terutama menjaga tekanan darah anda. Informasi lebih lengkap tentang pengobatan hipertensi dapat anda peroleh dengan menghubungi klinik Bali's Health Care Center disini.
Berkat Terapi Ozon Jantung ini Tidak Bocor Lagi
Saya penderita jantung bocor, yang baru saya sadari pada usia 19 tahun. Awal kejadiannya di saat saya sembayang ke pura yang terletak di buleleng. Untuk mencari pura itu saya harus menempuh jalan kaki yang cukup jauh. Ditengah perjalanan saya mengalami sesak nafas, terasa ada beban berat yang menindih dada ini. Saya istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga, sambil mencoba untuk menarik nafas secara perlahan - lahan.
Sudah agak terasa membaik, saya lanjutin perjalanan menuju pura tersebut, baru lima langkah kedepan, badan saya terasa ringan, serasa mau pingsan dan ada yang memberi tau saya bahwa wajah saya membiru. Akhir saya dipapah menuju pura.
Dua hari kemudian saya periksakan diri ke rumah sakit di Karangasem. Disitu jantung ini dicek, karena keterbatasan alat untuk mengetahui penyakit saya lebih dalam, dokter setempat menyarankan saya untuk datang ke Rumah Sakit Sanglah yang ada di Denpasar. Beberapa hari kemudian saya di temani kakak datang ke Rumah Sakit Sanglah. Di rumah sakit tersebut jantung saya di cek secara detail, dari hasil pemeriksaan itu, dokter menyatakan saya mengidap penyakit jantung bocor.
Mendengar pernyataan itu, saya sangat terkejut, dan saya disarankan untuk melakukan operasi tetapi saya menolaknya karena takut dengan operasi dan keluarga tidak ada yang setuju. Saya hanya menjalani rawat jalan saja. Dua tahun menjalani rawat jalan dan mengonsumsi obat ternyata tidak ada membuahkan hasil yang saya harapkan. Sesak ini masih saja terasa, susah tidur dan dada masih sakit. Saya sempat putus asa dengan penyakit ini dan banyak orang bilang kalau mempunyai sakit jantung, hidupnya tidak akan lama. Keluarga semua menyemangati saya dan kakak mendapat informasi tentang pengobatan jantung tanpa operasi yang ada di klinik Bali's Health Care Center, yang dilihatnya di Bali Tv.
Keluarga setuju untuk pengobatan itu dan menyarankan saya untuk berobat ke Bali's Health Care Center (BHCC). Keesokan harinya saya yang diantar kakak berangkat ke Denpasar untuk berobat ke BHCC. Sesampainya disana saya langsung berkonsultasi dengan Mr. Chai dan disarankan untuk melakukan terapi ozon dan meminum obat herbal. Satu bulan perawatan dampak yang saya rasakan cukup signifikan, sesak nafas saya sudah tidak ada lagi, tidur mulai nyaman dan dada ini sudah tidak terasa ada beban berat lagi. Empat bulan berlalu saya coba cek jantung ini, ternyata hasilnya sangat memuaskan, jantung saya tidak bocor lagi.
Saya sangat beryukur kepada Tuhan yang sudah memberikan umur panjang dan kepada BHCC yang sudah menyembuhkan penyakit ini saya ucapkan banyak terima kasih.
Seperti diceritakan oleh Ni Komang Juniati (21)
Sibetan, Karangasem

Sulit Hamil, Obati dengan terapi Ozon V dan Herbal
Mempunyai anak merupakan salah satu tujuan dari berkeluarga untuk dan merupakan impian sebagian besar pasangan yang telah menikah. Kehadiran anak dapat menjadi buah hati dan tanda cinta dari pasangan suami-istri. Seorang bayi juga umumnya ditunggu oleh orang tua dari pasangan yang ingin memiliki cucu. Namun, kadang-kadang mempunyai anak tidaklah selalu mudah bagi sejumlah pasangan.
Hal ini dialami oleh seorang pengusaha muda yang akrab dipanggil Bapak Imanuel (33) bertempat tinggal di seputaran Padang Sambian. Ia bersama istrinya sudah lima tahun lebih menanti datangnya seorang anak dari buah perkawinannya yang sudah berjalan enam tahun lebih.
Ia memeriksakan ke dokter kandungan di denpasar, hasil dari pemeriksaan itu ternyata istri Bapak Imanuel mengidap penyakit kista yang ada di indung telur dan ia sendiri mengalami kekurangmaksimalan dari kandungan spermanya. Dokter menyarankan untuk melakukan serangkaian program kehamilan demi memperoleh keturunan, yang salah satunya dengan meminum obat kesuburan.
Hasil dari program - program itu pun tidak membuahkan hasil yang maksimal. Kembali ia mencari dokter kandungan yang lain namun hasilnya tetap sama, tidak ada tanda - tanda kehamilan. Ia mulai putus asa dengan keadaannya tetapi istrinya tetap memberi semangat untuk mencari solusi dari keadaan ini.
Secara tidak sengaja ia melihat dialog interakif klinik Brain and Heart Care Center (BHCC) di televisi yang membahas tentang penyakit kista dan kesuburan. Klinik BHCC sendiri adalah klinik pengobatan alternatif yang menggunakan mesin berteknologi tinggi. Obat - obatan yang digunakan adalah herbal. Menyimak penjelasan dialog tersebut, ia pun tertarik untuk memeriksakan diri bersama istrinya ke BHCC.
Ia langsung datang ke BHCC dan berkonsultasi dengan Mr. Chai, ia menceritakan semua keluhannya. Mr. Chai lantas menyarankan untuk melakukan terapi Ozon Vagina dan mongkonsumsi empat macam herbal. Ozon Vagina bermanfaat untuk membunuh bakteri patogen penyebab keputihan, sementara flora normalnya tetap dibiarkan hidup. Khasiat lainnya adalah menjadikan daerah sekitar miss V menjadi lebih bersih, kesat, dan kencang.
Baru empat kali menjalani terapi Ozon Vagina dan mengonsumsi herbal, istrinya sudah dinyatakan positif hamil. Pak Imanuel bersyukur kepada Tuhan Yang Maha dan berterima kasih kepada BHCC yang sudah memberikan pengobatan sehingga impiannya untuk memiliki anak bisa terwujud.

Komplikasi Diabetes, Jantungku Bermasalah
Pasien yang mengidap diabetes empat kali lebih rentan atau lebih berpotensi untuk terserang penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak terserang diabetes. Apabila seseorang menderita penyakit diabetes dianjurkan untuk berobat, apabila dibiarkan maka akan menimbulkan komplikasi atau penyakit lain yang timbul. Kadar gula darah yang tinggi yang mengalir dalam tubuh, menyebabkan lapisan dalam dinding pembuluh darah jantung mengalami cedera. Di samping itu, diabetes menyebabkan gangguan pada pola lemak darah yaitu kolesterol LDL (Kolesterol jahat) mudah menumpuk di dinding pembuluh darah. Sedangkan, kolesterol HDL (Kolesterol baik) menjadi terganggu produksinya. Penumpukan lemak dan gangguan kelenturan dinding pembuluh darah jantung adalah komplikasi dari diabetes.
Seperti yang dialami Bapak Sarya I Nyoman (59 tahun), yang berdomisili di Denpasar. Merupakan pasien lama yang hingga kini masih melakukan perawatan. Awalnya sekitar tahun 2007 beliau merasakan tangan sebelah kiri tidak bisa diangkat ke atas dan terasa sakit sekali, itu dialami selama satu minggu. Setelah diperiksakan, kata dokter terjadi penutupan klep jantung yang tidak bagus (detak jantung tidak normal). Suatu ketika beliau melihat iklan tentang terapi jantung di Bali's Health Care Center dan menjadi bersemangat untuk melakukan terapi karena keinginannya untuk sembuh sangat tinggi. Pak Sarya akhirnya datang ke klinik dan mengambil paket terapi.
Terapi baru dilakukan dua kali, beliau sudah merasakan hasilnya. Yang dulunya tangan beliau tidak bisa diangkat ke atas dan terasa sakit, kini telah berkurang dan sudah mulai bisa di gerak-gerakan ke atas, detak jantung beliau juga sudah membaik. Beliau tidak saja melakukan terapi, tetapi juga mengkonsumsi ramuan yang diberikan oleh Mr. Chai.
Akhirnya beliau berkonsulatasi lagi ke dokter medis untuk memeriksakan jantungnya, dan hasilnya sudah tidak ada masalah lagi. Tetapi penyakit baru menghampiri beliau. Pak Sarya didiagnosa mempunyai penyakit diabetes, komplikasi inilah yang menyebabkan jantung beliau bermasalah. Penyakit lainnya juga muncul seperti asam urat dan kolesterol. Ditempat tersebut oleh dokter medis beliau dianjurkan untuk melakukan suntik langsung ozon 3 kali suntik biayanya sebesar 21 juta. Menurut beliau justru dokter medis memberikan anjuran untuk melakukan terapi lagi ke Bali's Health Care Center karena harganya lebih terjangkau. Akhirnya beliau berkonsultasi lagi dengan Mr. Chai dan menceritakan kondisinya.
Pak Sarya memutuskan melakukan perawatan kembali dengan terapi EEHCP, ditambahkan terapi ozon filter (EBBO) terus mengkonsumsi ramuan herbal. Setelah beberapa kali dilakukan perawatan hasilnya bisa dirasakan Pak Sarya. Kadar gulanya sudah menurun, lemak-lemak, darah kotor dan juga kristal-kristal asam urat keluar semua. Kini kondisi beliau membaik, sambil tetap melakukan perawatan untuk menjaga staminanya tetap fit.
Kolesterol Jahat Memicu Serangan Jantung
Tubuh memerlukan kolesterol untuk membentuk membran sel, membentuk hormon, juga sumber energi. Ada dua jenis kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat dan high density lipoprotein (HDL) yang memiliki fungsi berlawanan dengan LDL.
Kadar LDL yang berlebih (> 130 mg/dl) dapat menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah yang lama-kelamaan akan menyempitkan pembuluh darah, mengakibatkan terjadinya serangan jantung (pembunuh nomer satu di dunia) atau stroke dan bisa berakhir dengan sudden death, kematian yang tidak terduga. Ini bisa terjadi pada siapa pun dan tidak terlepas dari gaya dan pola hidup yang tidak teratur.
Gejala – gejala yang timbul karena penyakit jantung seperti rasa tertimpa beban berat di dada, sesak, keringat dingin, jantung berdebar yang akhirnya dapat menjalar ke lengan kiri, leher dan punggung.
Untuk pencegahan terhadap serangan jantung, banyak orang telah melakukan operasi pemasangan ring (stent) atau by pass. Akan tetapi pencegahan tersebut hasilnya belum bisa maksimal tanpa adanya bantuan terapi komplementer EBOO (Extracorporeal Blood Oxygenation and Ozonation) Medical Ozone Therapy dan terapi EEHCP (Enhanced External Heart Counterpulsation). Biasanya setelah melakukan operasi, plak lemak masih tersisa di pembuluh darah.
Terapi EBOO sangat membantu dalam pembersihan plak lemak pipa darah, detoksifikasi darah, selain itu juga membantu menonaktifkan bakteri, virus dan jamur, juga meningkatkan kemampuan transportasi oksigen dan hemoglobin darah serta meningkatkan ketahanan dan kelenturan sel darah merah, sehingga membuat peredaran darah menjadi lancar kembali dan mengurangi beban kerja jantung. Sedangkan terapi EEHCP berguna untuk menumbuhkan pembuluh darah baru, sangat disarankan bagi yang jarang berolah raga.
Untuk perlindungan dini dari serangan jantung, stroke, kanker dan penyakit dalam lainnya, dapatkan konsultasi lebih lanjut di Bali's Health Care Center, yang beralamatkan di Jalan Pulau Nusa Penida No. 26 Denpasar.
Infeksi Itu Terobati, Kini Aku Tersenyum Lagi
Seksualitas manusia memiliki segi psikoemosional yang tinggi seperti rasa tertarik terhadap pasangan, nafsu birahi, cinta dan segi fisiobiologis, tindakan seksual dan gejala seksual kejasmanian lainnya. Jadi berhubungan seks menjadi suatu ekspresi pengungkapan rasa kasih sayang dari 2 insan yang saling mencintai. Salah satu cara pria untuk memuaskan pasangannya dengan cara melakukan pembesaran penis dengan menggunakan silikon, ini berbahaya karena silikon tidak dapat diserap oleh tubuh dan karena bentuknya cair silikon tersebut bisa menyebar tak terkendali. Akibat paling buruk penis akan tidak karuan bentuknya. Akibat yang lebih berbahaya bila silikon masuk ke dalam pembuluh darah lalu menyebabkan penyumbatan dan juga menyebabkan luka di area penis. Mengobati gangguan akibat penyebaran silikon ini sangat sulit karena silikon seringkali terpecah menjadi bagian-bagian kecil dan menyebar.
Awal mulanya sekitar 2 setengah tahun yang lalu pasien yang bernama Bapak Nasir (35 tahun), (nama disamarkan) yang berdomisili di Denpasar, dan berprofesi sebagai karyawan toko kecil, melakukan pembesaran penis. Setelah pembesaran itu dilakukan, memang berhasil penis tersebut menjadi besar. Dalam kurun waktu 2 tahun hasilnya bagus tidak ada masalah ataupun keluhan. Namun suatu ketika setelah pasien melakukan hubungan intim dengan pasangannya, dan kurang lebih 1 minggu setelah melakukan hubungan intim itu, pasien mulai merasakan gatal-gatal di bagian kemaluannya dan sekrutum (buah pelir) semakin mengeras dan penis terasa semakin gatal dan juga keluar air, lama kelamaan penis terinfeksi dan keluar nanah (seperti luka gangrene).
Beliau akhirnya berobat ke salah satu rumah sakit swasta yang ada di Denpasar dan dirawat oleh dokter spesialis saluran kencing. Menurut dokter, Pak Nasir hanya terinfeksi saja. Untuk luka yang ada di penis, dokter hanya memberi obat oral dan luka dirawat setiap hari, perawatan ini dilakukan selama 2 bulan. Bahkan beliau tidak hanya berobat di rumah sakit swasta saja, namun juga berobat di tabib, namun tidak membuahkan hasil, hal tersebut membuat beliau putus asa karena sudah banyak biaya yang dikeluarkan. Dengan keadaan beliau yang memprihatinkan otomatis segala aktifitasnya terganggu. Tetapi dalam keputusasaannya itu tiba-tiba kakaknya memberi informasi tentang pengobatan herbal yang ada di Hsen Chii International. Akhirya beliau menyetujui saran kakaknya dan memutuskan untuk berobat di sana, perawatan mulai dilakukan dan setiap hari beliau datang ke klinik untuk melakukan perawatan, di samping itu beliau juga diberi ramuan herbal oleh Mr. Chai.
Kini Pak Nasir bersemangat kembali untuk sembuh setelah melakukan perawatan di Hsen Chii International, karena setelah melakukan perawatan selama 19 hari banyak sekali perubahan luka di penisnya, sudah menutup dan kering serta tidak mengeluarkan nanah. Pada hari ke 35 beliau berobat dan penisnya mulai berbentuk kembali. Jadi beliau melakukan perawatan di Hsen Chii International dalam kurun waktu 1 bulan lebih 5 hari sudah bisa merasakan hasil yang luar biasa.

Kesabaranku Selama 7 Tahun Kini Membuahkan Hasil
Ni Nengah Partini (33 tahun) berprofesi sebagai pedagang nasi yang beralamat di Jln. Nusa Kambangan Denpasar. Sewaktu remaja menstruasi Ni Nengah Partini memang bermasalah, bahkan jarang beliau mengalami menstruasi yang teratur. Ia tetap bersemangat menjalani kehidupannya sehari-hari layaknya remaja seusianya dengan penuh rasa optimis. Di usianya yang semakin dewasa Ibu Partini mulai menjalin hubungan dengan lawan jenis. Beberapa kali menjalin kasih dan sudah ke arah yang lebih serius, Ibu Partini pasti akan menceritakan tentang masalahnya terutama masalah menstruasinya yang tidak seperti wanita pada umumnya.
Bukan semangat yang diberikan oleh pasangannya, justru Ibu Partini ditinggalkan dengan alasan susah mendapatkan keturunan. Beberapa kali kegagalan dialaminya, namun beliau selalu bersabar. Dari buah kesabarannya ia menemukan belahan jiwa yang bisa menerima semua kekurangan maupun kelebihannya. "Pasangan saya tidak melihat dari kekuranganku, karena menurutnya masalah keturunan itu Tuhan yang mengatur asalkan mau berusaha,"" ujarnya.
Akhirnya pada tahun 2000 ketika usia Ibu Partini menginjak 23 tahun, pasangan ini memutuskan untuk menikah. Perkawinan sudah berjalan selama tujuh tahun namun belum juga ada tangisan bayi dalam keluarga kecilnya. Selama tujuh tahun perkawinan, menstruasinya masih menjadi ketakutan tersendiri. Bahkan kalau beliau sudah merasa waktunya demi menstruasi, ia datang ke dokter untuk konsultasi dan membeli obat guna merangsang menstruasinya keluar. Itu dilakukan setiap sebulan sekali.
Sudah lebih dari delapan dokter medis yang didatangi namun tidak satupun yang bisa memecahkan masalahnya. Dokter hanya mengatakan "Coba pakai obat ini dulu, setelah obat habis hasilnya bagaimana. Kalau sudah habis saya beri obat yang lain". Bahkan dokter tidak menjelaskan hasil check-upnya bagaimana. Usaha ke pengobatan alternatif lain juga dilakukan namun belum juga mendapatkan hasil. Sudah banyak biaya yang dikeluarkan. Kali terakhir ke dokter medis, beliau disarankan untuk mengambil foto rahim namun ditolaknya karena takut efek sampingnya akan membuat rahim menjadi kering. Ibu Partini dan suami menjadi putus asa.
Suatu hari Ibu Partini megetahui informasi tentang Hsen Chii International di Bali TV. Akhirnya beliau beserta suami datang berkonsultasi dan membawa hasil check-up dari dokter medis. Teryata hasil check-up bukan Ibu Partini saja yang bermasalah tetapi suaminya juga bermasalah, daya semprot spermanya kurang kuat dan encer. Akhirnya Mr. Chai memberikan ramuan untuk tiga bulan masa perawatan. Di bulan pertama mengkonsumsi herbal, menstruasinya lancar dan tidak lagi ke dokter seperti biasanya. Kini sperma suaminya tambah mengental dengan konsentrasi tinggi.
Ketika herbal sudah dikonsumsi dalam tiga bulan Ibu Partini tidak menstruasi, ia berpikir hal tersebut biasa dialaminya seperti bulan-bulan sebelumnya. Namun ternyata beliau sudah hamil, rasa syukur pun dipanjatkan pasangan suami istri tersebut. Usaha yang sudah dilakukan selama ini akhirnya membuahkan hasil menggembirakan. Sekarang putra beliau sudah menginjak usia tiga tahun.

Ibu Partini beserta anaknya
Kelenjar Getah Bening Hilang, Rasa Cemas pun Sirna
Sel limfosit merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh. Apabila sel tersebut tidak normal akan berkumpul di kelenjar getah bening dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening atau limfoma.
Hal inilah yang dialami oleh Ibu Sundari (41) asal Singaraja, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Awal keluhan muncul setahun setelah operasi sesar. Mulanya, ia merasa kram di bagian kaki saja, tapi lama-kelamaan kramnya itu menjalar sampai ke seluruh tubuh yang kemudian disertai sakit kepala, pundak serasa berat dan susah tidur. Ia lewati hari demi hari dengan kondisi semakin parah, sembari berdoa kepada Tuhan untuk diberi kesembuhan.
Beliau ke dokter untuk memeriksakan penyakitnya. Hasil dari pemeriksaan dokter, Ibu Sundari dinyatakan mengidap penyakit kelenjar getah bening. Ia sangat terkejut dengan hasil pemeriksaan tersebut. Ia sangat khawatir dengan penyakitnya karena ada salah seorang temannya yang mengalami hal serupa dan tidak dapat diselamatkan. Tetapi suami dan anak-anaknya tetap memberinya semangat untuk tegar menghadapi cobaan ini.
Suatu hari, salah seorang kerabatnya menjenguk ibu Sundari dirumahnya dan menyarankannya untuk berobat di Hsen Chii International atau Klinik Bali's Health Care Center yang terkenal dengan pengobatan komplementer spesialis penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker dan penyakit dalam tanpa operasi. Hal ini sudah dibuktikan oleh kerabatnya itu sendiri, dengan berobat di Bali's Health Care Center penyakit yang dulu diderita kerabatnya ini sekarang tidak kambuh lagi.
Ibu Sundari kembali bersemangat dan menceritakan kabar gembira tersebut ke suaminya. Dengan dukungan sepenuhnya dari suami tercinta, tanpa berpikir panjang keesokan harinya ibu Sundari langsung datang ke klinik BHCC dengan penuh semangat dan harapan penyakitnya bisa segera disembuhkan.
Setelah konsultasi dengan Mr. Chai, beliau mendapatkan perawatan terapi EBOO / Ozone Medical Therapy dan terapi Dome-Germanium, disertai dengan mengkonsumsi obat-obatan herbal. Setelah dua kali melakukan terapi EBOO dan delapan kali terapi Dome-Germanium rasa kram, sakit kepala dan susah tidurnya pun hilang.
"Perasaan saya sangat senang bisa sembuh dari penyakit ini, saya bersyukur kepada Tuhan karena telah diberikan kesembuhan, juga kepada Klinik Bali's Health Care Center yang telah memberikan pengobataan dengan hasil memuaskan", ujarnya sambil tersenyum.
Berkat Herbal, Kanker Nasofaring Hilang
Kanker Nasofaring merupakan tumor ganas yang timbul di bagian belakang hidung dan akibat letaknya yang sulit, membuat penyakit ini sulit dideteksi secara dini. Kanker ini berasal dari sel epitel nasofaring yang berada di rongga belakang hidung dan di belakang langit-langit rongga mulut. Letaknya yang berdekatan, membuat penyebarannya menjadi mudah terjadi pada bagian mata, telinga, kelenjar leher dan otak.
Faktor timbulnya resiko nasofaring dari bahan makanan yang menggunakan bahan pengawet, baik yang diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap. Makanan panas atau bersifat merangsang selaput lendir, seperti alkohol, asap rokok, asap minyak tanah, asap kayu bakar, asap obat nyamuk, atau asap candu dan udara yang penuh asap. Gejala kanker nasofaring dimawali dengan pendarahan dihidung, kepala pusing, penglihatan ganda (membayang), hidung tersumbat dan benjolan pada leher.
Hal inilah yang dialami Bapak Suartawan (53) asal Gianyar yang berprofesi sebagai PNS. Beliau mengalami pendarahan di hidung terus - menerus dan memeriksakan ke salah satu rumah sakit. Hasil dari pemeriksaan itu disebutkan bahwa beliau mengidap penyakit kanker nasofaring dan harus segera dioperasi. Operasi pun dijalankannya pada Maret tahun 1999. Setelah operasi dan banyak mengonsumsi obat, pendarahan dihidungnya tidak kunjung sembuh, hingga akhirnya beliau kembali menjalankan operasi yang kedua dan melakukan kemoterapi pada tahun 2000.
Empat kali menjalani kemoterapi tetapi kondisinya justru makin memburuk. Akhir tahun 2001, beliau melakukan operasi yang ketiga. Masih dalam kondisi yang kurang baik pasca operasi, tak sengaja beliau membaca sebuah artikel kesehatan di koran. Beliau sangat tertarik dengan artikel tersebut karena menjelaskan kesembuhan seorang pasien yang menderita nasofaring, malah lebih parah. Berbekal informasi tersebut beliau langsung menghubungi Hsen Chii International yang sekarang dikenal dengan nama Bali's Health Care Center (BHCC), beralamatkan di jalan Pulau Nusa Penida No 26 Denpasar. Beliau meninta istri dan anaknya datang berkonsultasi dengan Mr. Chai. Disana disarankan untuk mengonsumsi 4 macam obat herbal. Setelah mengonsumsi obat herbal selama seminggu, pendarahan di hidung Pak Suartawan sedikit demi sedikit berkurang, sebulan kemudian betul - betul tidak ada lagi pendarahan di hidungnya.
Untuk memastikannya, Pak Suartawan memeriksakan penyakitnya ke THT. Hasil dari pemeriksaan sangat memuaskan ternyata tumor ganas itu sudah hilang. Beliau sangat senang atas kesembuhannya dan akhirnya bisa melakukan aktifitasnya kembali tanpa ada keluhan. "Terakhir saya kesini tahun 2006, saya tidak tahu Hsen Chii International telah berubah nama, namun saya masih ingat alamatnya", ucapnya. "Sekarang gedungnya tambah besar, terima kasih BHCC", imbuhnya.
Recent comments