Any Questions?

Penanganan Stroke Secara Cepat, Tepat Dan Akurat

Stroke merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa stroke merupakan pembunuh no 3 terbesar di indonesia. Strok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang si penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Apalagi penyakit stroke tidak hanya menyerang orang lanjut usia tapi juga menyerang orang-orang usia produktif. Sungguh mengerikan apabila mendengarnya dan jangan sampai kita terkena stroke. Stroke merupakan kondisi akut dan serius.

Menurut Shidarta (1993) sampai sekarang dikenal 26 faktor risiko atau sponsor stroke yang dapat diciutkan menjadi 7 yaitu usia, hipertensi, diabetes, heperlipidemia (terlalu banyak lemak di darah), penyakit jantung, merokok, dan stress reaktif.

Sedangkan menurut Fremingham Cohort, risiko stroke adalah merokok, kebanyakan garam, dan kebanyakan kalori, disamping diabetes, hipertensi dan usia lanjut. Menurut Fremingham Cohort sebagian besar dari sponsor stroke bukanlah penyakit tetapi justru perilaku manusia yang bergaya hidup tidak sehat.

Kini tak perlu khawatir lagi terhadap penyakit stroke karena telah hadir terobosan baru. Pengobatan stroke dengan menggunakan obat herbal dari Hsen Chii. Seperti Bapak R. Djokowidodo yang telah merasakan sendiri keampuhan khasiat dari obat Hsenchii. Bapak R. Djokowidodo terkapar tekena serangan stroke. Selama 23 hari dia harus menjalankan rawat inap di rumah sakit, tapi tak kunjung sembuh. Setelah dia mengkonsumsi Manjusaka, Orbitalized, dan Winter Favorite, produk Hsen Chii yang diproses dari jamur-jamur alami, baru kelihatan kemajuan yang luar biasa. Dia sembuh dan tidak meninggalkan sisa-sisa sebagai penderita stroke.

Tidur larut malam dan merokok serta makan tidak teratur semakin meningkat intensitasnya setelah Pak Djoko menjalani masa pensiun. Ketika dia terserang stroke, itupun setelah dia menyelesaikan pekerjaan membersihkan rumah tinggalnya. Malam itu sekitar jam 21.00 WIB , sehabis mandi dan makan mie instant, selang beberapa lama kemudian dia tiba-tiba tak sadarkan diri dan mengalami blooding (muntah darah). Sampai jam 04.30 WIB dia telah mengeluarkan darah sebanyak setengah ember cat ukuran 5 kg. Setiap 1 jam sekali dia mengeluarkan darah, menurut Ny.Sri, istri Pak Djoko, dalam muntahnya itu tidak terdapat sisa makanan. “Ini berarti bukan muntahan dari perut,” ujarnya menerka-nerka. Pagi itu juga Pak Djoko yang sudah mulai lumpuh itu langsung dilarikan kerumah sakit, dibagian gawat darurat.

Malapetaka itu telah mengubah semua masa depan Pak Djoko. Tak lagi kelihatan kegesitan dan kegembiraan pada lelaki kelahiran Jatinegara, Jakarta itu. Sekujur tubuh, terutama sebelah kiri lumpuh (lumpuh separuh badan). Tangan dan kaki kiri tak bisa digerakkan. Dia tidak kenal lagi dengan orang, dengan keluarganya sekalipun seperti istrinya atau adik-adiknya, biarpun lewat suara. Tatapan matanya kosong, dia tidak mampu melihat apa-apa. Bola hitam matanya tak bergerak, sekalipun di kibaskan sesuatu di depan matanya atau disinari cahaya senter.

Memasuki hari ke-15 belum juga ada perubahan penting. Malah, semakin parah. Dukungan keluarga untuk menyembuhkan Pak Djoko sepertinya sudah maksimal. Secara medis sudah ditempuh berbagai macam cara, terutama menggunakan alat-alat kedokteran yang canggih dan ditangani berbagai dokter internis serta obat-obatan yang terbaik. Biaya perawatan pun sudah terbayangkan akan menghabiskan jutaan rupiah.

Kondisi ini membuat syok seluruh keluarga. Mereka pesimis Pak Djoko bisa pulih seperti sediakala. Mereka membayangkan betapa perihnya bila melihat penderita pasca stroke yang lumpuh, sukar bicara dan linglung dan tidak mampu lagi bertahan dalam kondisi semula. Pihak keluarga hanya berusaha dan terus berdoa semoga Pak Djoko cepat sembuh.

Kemajuan kesehatan baru terlihat setelah dia diberikan Manjusaka, Orbitalized, dan Winter Favorite. Suatu produk makanan sehat (health food) yang diproses dari bahan baku jamur alami. Produk ini merupakan hasil riset dari para ahli pengobatan tradisional Cina. Pak Wawan mengatakan secara kronologis pemberian produk tersebut adalah sebagai berikut. Pertama, Pak Djoko sudah mulai sadarkan diri, dia pun mampu menelan dan menyuapi sendiri produk tersebut tanpa harus dihancurkan. Tadinya, sering tumpah karena masih belum bisa menelan dan produknya harus dihancurkan terlebih dahulu. Lalu Pak Djoko diboyong ke rumah supaya bisa dirawat sendiri.

Kedua, paket kedua kemudian diberikan, waktu itu Pak Djoko sudah bisa jalan. Ketiga, setelah paket ketiga diberikan kondisi Pak Djoko sudah semakin membaik. Kemudian setelah mengkonsumsi produk di tambah Winter Favorite. Pak Djoko kini telah menunjukkan perubahan yang sangat pesat. Dia masih mampu menceritakan secara kronologis segala kejadian yang dialaminya. Tidak terlihat sisa-sisa penderitaan seperti lazimnya penderita pasca stroke.